• +62-0532-21071
  • dlh.kotawaringinbarat@gmail.com

Tata Lingkungan

Tugas Pokok :

Bidang Tata Lingkungan merupakan unsur pelaksana Dinas Lingkungan Hidup, yang dipimpin oleh Kepala Bidang dan mempunyai tugas pokok merencanakan dan menyusun program kerja, melaksanakan, mengatur, mengevaluasi dan melaporkan pelaksanaan inventarisasi data dan informasi sumber daya alam, RPPLH dan KLHS, kajian dampak lingkungan dan pemeliharaan lingkungan hidup.

Fungsi :

  1. Inventarisasi data dan informasi sumber daya alam;
  2. Penyusunan dokumen RPPLH;
  3. Koordinasi dan sinkronisasi pemuatan RPPLH dalam RPJP dan RPJM;
  4. Pemantauan dan evaluasi pelaksanaan RPPLH;
  5. Penentuan days dukung dan daya tampung lingkungan hidup;
  6. Koordinasi penyusunan tata ruang yang berbasis daya dukung dan daya tampung lingkungan;
  7. Penyusunan instrumen ekonomi lingkungan hidup (PDB & PDRB hijau, mekanisme insentif disinsentif, pendanaan lingkungan hidup);
  8. Sinkronisasi RLPLH Nasional, Pulau/Kepulauan dan Ekoregion;
  9. Penyusunan NSDA dan LH;
  10. Penyusunan Status Lingkungan Hidup Daerah;
  11. Penyusunan Indeks Kualitas Lingkungan Hidup;
  12. Sosialisasi kepada pemangku kepentingan tentang RPPLH;
  13. Penyusunan Kajian Lingkungan Hidup Strategis Provinsi;
  14. Pengesahan Kajian Lingkungan Hidup Strategis;
  15. Fasilitasi keterlibatan masyarakat dalam pelaKsanaan KLHS;
  16. Fasilitasi pembinaan penyelenggaraan KLHS;
  17. Pemantauan dan evaluasi KLHS;
  18. Koordinasi penyusunan instrumen pencegahanpencemaran dan/atau kerusakan lingkungan hidup AMDAL, UKL/UPL, izin lingkungan, Audit LH, Analisis Resiko LH);
  19. Penilaian terhadap dokumen lingkungan (AMDAL dan UKL/UPL);
  20. Penyusunan tim kajian dokumen lingkungan hidup yang transparan (komisi penilai, tim pakar dan konsultan);
  21. Pelaksanaan proses izin lingkungan;
  22. Pelaksanaan perlindungan sumber days alam;
  23. Pelaksanaan pengawetan sumber daya alam;
  24. Pelaksanaan pemanfaatan secara lestari sumber daya alam;
  25. Pelaksanaan pencadangan sumber daya alam;
  26. Pelaksanaan upaya mitigasi dan adaptasi perubahan iklim;
  27. Pelaksanaan inventarisasi GRK dan penyusunan profil emisi GRK;
  28. Perencanaan konservasi keanekaragaman hayati;
  29. Penetapan kebijakan dan pelaksanaan konservasi;
  30. pemanfaatan berkelanjutan, dan pengendalian kerusakan keanekaragaman hayati;
  31. Pemantauan dan pengawasan pelaksanaan konservasi keanekaragaman hayati;
  32. Penyelesaian konflik dalam pemanfaatankeanekaragaman hayati;
  33. Pengembangan sistem informasi dan pengelolaan database Keanekaragaman hayati; dan
  34. pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh Kepala Dinas  sesuai dengan tugas dan fungsinya.

Bidang Tata Lingkungan, terdiri dari :

  1. Seksi Inventarisasi, RPPLH dan KLHS;
  2. Seksi Kajian Dampak Lingkungan; dan
  3. Seksi Pemeliharaan Lingkungan Hidup.

Seksi Inventarisesi, RPPLH dan KLHS

  1. Seksi Inventarisasi, RPPLH dan KLHS merupakan unsur pelaksana Bidang Tata Lingkungan yang dipimpin oleh Kepala Seksi dan mempunyai tugas pokok melaksanakan penyusunan program kerja, pelaksanaan, evaluasi dan melaporkan pelaksanaan seksi inventarisasi RPPLH dan KLHS.
  2. Kepala Seksi Inventarisasi, RPPLH dan KLHS, menyelenggarakan fungsi :
  1. Inventarisasi data dan informasi sumber daya alam;
  2. Penyusunan dokumen RPPLH;
  3. Koordinasi dan sinkronisasi pemuatan RPPLH dalam RPJP dan RPJM;
  4. Pemantauan dan evaluasi pelaksanaan RPPLH;
  5. Penentuan daya dukung dan. daya tampung lingkungan hidup;
  6. Koordinasi penyusunan tata ruang yang berbasis daya dukung dan daya tampung lingkungan hidup;
  7. Penyusunan instrumen ekonomi lingkungan hidup(PDB & PDRB hijau, mekanisme insentif disinsentif, pendanaan lingkungan hidup);
  8. Sinkronisasi RLPLH Nasional, Pulau/Kepulauan dan Ekoregion;
  9. Penyusunan NSDA dan LH;
  10. Penyusunan Status Lingkungan Hidup Daerah;
  11. Penyusunan Indeks Kualitas Lingkungan Hidup;
  12. Sosialisasi kepada pemangku kepentingan tentang RPPLH;
  13. Penyusunan Kajian Lingkungan Hidup Strategis Provinsi;
  14. Pengesahan Kajian Lingkungan Hidup Strategis;
  15. Fasilitasi keterlibatan masyarakat dalam pelaksanaan KLHS;
  16. Fasilitasi pembinaan penyelenggaraan KLHS;
  17. Pemantauan dan evaluasi KLHS; dan
  18. Melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh Kepala Bidang secara berkala dalam rangka kelancaran pelaksanaan tugas Bidang Tata Lingkungan.

Seksi Kajian Dampak Lingkungan

  1. Seksi Kajian Dampak Lingkungan merupakan unsur pelaksana Bidang Tata Lingkungan yang dipimpin oleh Kepala Seksi dan mempunyai tugas pokok melaksanakan penyusunan program kelja, pelaksanaan, evaluasi dan melaporkan pelaksanaan seksi kajian dampak lingkungan.
  2. Kepala Seksi Kajian Dampak Lingkungan, menyelenggarakan fungsi :
  • Koordinasi penyusunan instrumen pencegahanpencemaran dan/atau kerusakan lingkungan hidup (AMDAL, UKL/UPL, izin lingkungan, Audit LH, Analisis Resiko LH);
  • Penilaian terhadap dokumen lingkungan (AMDAL dan UKL/UPL);
  • Penyusunan tim kajian dokumen lingkungan hidupyang transparan (komisi penilai, tim pakar dan konsultan);
  • Pelaksanaan proses izin lingkungan; dan
  • Melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh Kepala Bidang secara berkala dalam rangka kelancaran pelaksanaan tugas Bidang Tata Lingkungan.

Seksi Pemeliharaan Lingkungan Hidup

  1. Seksi Pemeliharaan Lingkungan Hidup merupakan unsur pelaksana Bidang Tata Lingkungan yang dipimpin oleh Kepala Seksi dan mempunyai tugas pokok melaksanakan penyusunan program ke:dalam pelaksanaan, evaluasi dan melaporkan pelaksanaan seksi pemeliharaan lingkungan hidup.
  2. Kepala Seksi Pemeliharaan Lingkungan Hidup, menyelenggarakan fungsi :
  • Pelaksanaan perlindungan sumber daya alam;
  • Pelaksanaan pengawetan sumber daya alam;
  • Pelaksanaan pemanfaatan secara lestari sumber daya alam;
  • Pelaksanaan pencadangan sumber daya alam;
  • Pelaksanaan upaya mitigasi dan adaptasi perubahan iklim;
  • Pelaksanaan inventarisasi ORR dan penyusunan profll emisi ORR;
  • Perencanaan konservasi keanekaragaman hayati;
  • Penetapan kebijakan dan pelaksanaan konservasi, pemantauan dan pengawasan pelaksanaan konservasi keanekaragaman hayati;
  • Penyelesaian konflik dalam pemanfaatan keanekaragaman hayati;
  • Pengembangan sistem informasi dan pengelolaan database keanekaragaman hayati; dan
  • Melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh Kepala Bidang secara berkala dalam rangka kelancaran pelaksanaan tugas Bidang Tata Lingkungan.